Mudahnya Menanam Pepaya Di Pekarangan Rumah
Setahun yang lalu, tanpa sengaja saya membuang biji
pepaya di pekarangan rumah. Ternyata biji-biji pepaya itu tumbuh menjadi
bibit-bibit pepaya. Karena tumbuh tidak beraturan, bibit pepaya itu saya
pindahkan kedalam polybag kecil berukuran 12 x 15 cm. Media tanam yang saya
isikan dalam polybag yaitu campuran dari sekam bakar , tanah dan pupuk kandang
dengan perbandingan 1:1:1. Dan akhirnya saya jadi memiliki 21 bibit pohon pepaya. Gratis ... hehe.
Awalnya sempat terfikir untuk menjual bibit-bibit pohon
pepaya itu ke para tetangga. Namun setelah difikirkan lagi, saya putuskan untuk
membagikan secara gratis bibit tersebut kepada tetangga-tetangga saya. Harapan saya
adalah yang utama karena ingin dapat pahala dari Allah. Harapan saya yang lain
adalah agar, pekarangan mereka lebih asri dan sejuk, serta mereka bisa
menikmati buah pepaya dari pekarangannya sendiri tanpa membeli.
Rumah saya berada di perumahan yang baru dibangun pada
tahun 2014. Saya baru menempati rumah ini tepatnya pada tanggal 12 April 2015 lalu. Perumahan ini
mulai berpenghuni agak banyak pada pertengahan tahun 2015. Karena perumahan yang
saya tempati sederhana, pekarangannya pun tidak begitu luas. Rata-rata luas
pekarangan rumah kami adalah sekitar 36 meter2 . Namun meskipun
demikian, masih bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman sayuran, buah ataupun
tanaman hias.
Nah, tanpa sengaja, saya memiliki banyak bibit pohon
pepaya tadi. Sehingga saya memiliki pohon
pepaya di pekarangan rumah saya. Saya menyebut menanam pepaya itu mudah, karena
memang saya tidak mengalami kesulitan. Selain itu juga dalam perawatan tidak
merepotkan dan tidak menyita banyak waktu. Ini berdasarkan pengalamna saya saja
loh. Dan setiap orang pasti memiliki pengalaman yang berbeda.
Disini minimal saya ingin mengajak para tetangga dan
pembaca sekalian untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya. Sehingga rumah bisa
menghasilkan pangan yang sehat. Yang bisa kita konsumsi untuk seluruh anggota
keluarga kita. Selain itu juga, jika di pekarangan kita tersedia sumber pangan,
minimal sayuran , buah ataupun tanaman bumbu, semua itu bisa menghemat
pengeluaran belanja bulanan para ibu rumah tangga. Sukur-sukur pada akhirnya
rumah kita bisa di sebut Rumah Pangan Lestari (RPL) . Dan di lingkungan rumah
kita terbentuk Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).
Jadi bagi yang belum menanam pohon pepaya, atau bagi
yang ingin menanam pohon pepaya di pekarangan yang sempit, bisa dipraktekan
dengan mudah. Intinya ketika kita
menanam suatu tanaman atau pohon, yang harus kita perhatikan adalah, jenis
bibitnya, pemupukannya, dan kecukupan air dan sinar matahari. Pengalaman saya
dalam menanam pohon pepaya ini, ketika baru dipindahkan dari polybag ke tanah
di pekarangan, saya memberi pupuk kandang di awal tanam saja. Untuk penyiraman,
saya lakukan dua kali sehari. Tapi jkia musim hujan saya tidak melakukan
penyiraman. Dan pohon pepaya yang saya tanam ini sudah saya panen ketika bulan
puasa lalu, tepatnya juli 2016. Sampai sekarang, pohon pepaya ini terus
memberikan buahnya. Hampir tiap hari saya bisa menikmati buah pepaya yang
berdaging merah dan manis. Alhmadulillah ^^
Ohh iya, pepaya yang ditanam di pekarangan saya adalah
pepaya California. Pepaya California merupakan pepaya asli Indonesia, meski di
beri nama California seperti nama salah satu kota yang ada di Amerika. Pepaya
California ini di kembangkan oleh Prof Sriyani dan kawan-kawan di Institut
Pertanian Bogor. Jika ingin benih pepaya ini, benih bisa di beli di toko-toko pertanian yang
menjual benih. Harga beragam tergantung jumlah benihnya. (bisa tanya mbah
google untuk info yang lebih lengkap yaaa..)
Ini pastilah bukan suatau kebetulan, meskipun disebut
tanpa sengaja. Bibit-bibit pepaya tumbuh di pekarangan rumah saya, mungkin
karena saya adalah penyuka buah pepaya. Buah pepaya banyak sekali manfaatnya
untuk kesehatan tubuh kita. Mau tau manfaatnya? Inilah manfaat buah pepaya bagi
tubuh kita.
Sebagai Anti
Oksidan
Bagi yang sering beraktifitas diluar ruangan, dan sering
terkena terik matahari atau debu dan asap , maka pepaya bisa memberikan
antioksidan untuk tubuh kita sehingga bisa melindungi kita dari radikal bebas
atau kanker. Pepaya kaya akan nutrisi seperti karoten, vitamin C dan flavonoid,
vitamin B, asam folat dan pantotenat, mineral, kalium dan magnesium serta
serat.
Mengencangkan
Payudara
Bagi para wanita yang ingin payudaranya tetap kencang,
rajin-rajinlah mengkonsumsi pepaya. Pepaya mengandung enzim , yang dapat
membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal dan ideal.
Mencegah penyakit
jantung.
Pepaya mengandung nutrisi yang mencegah oksidasi
kolesterol dalam tubuh yang dapat menyebabkan plak. Plak ini dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke
Membuat awet
muda.
Tua itu pasti, tapi kita sebagai manusia bisa berusaha
untuk memperlambat proses penuaan pada tubuh kita. Nah kadar vitamin C yang
terkandung dalam buah pupaya, diyakini bisa membuat kita awet muda. Kadar vitamin
C pepaya lebih besar 48 kali lipat dibandingkan buah apel. Buah pepaya sebagai
detoksifikasi, sehingga membuat kulit kita tetap segar tidak usam dan keriput.
Meningkatkan
sistem kekebalan tubuh.
Supaya tidak mudah sakit, jangan lupa untuk selalu makan
pepaya. Karena pepaya kaya akan vitamin A dan C yang manfaatnya adalah memberikan
kekebalan tubuh terhadap penyakit.
Pelangsing Tubuh
Bagi yang memiliki berat badan berlebih, mengkonsumsi
buah pepaya bisa menjadi solusi alami. Karena pepaya dapat menguruskan tubuh.
Caranya adalah dengan mengkonsumsi pepaya muda secara rutin. Pepaya muda ini
dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari pepaya matang, dimana fungsinya
adalah sebagai pengurai lemak dalam tubuh. Mudah kan untuk mereka yang ingin
tubuhnya lebih langsing. Bisa dicoba...
Ayo, bagi yang pekarangannya masih kosong, bisa ditanami
dengan pohon pepaya yang banyak manfaatnya ini. Pepaya ini bermanfaat untuk
kesehatan tubuh kita dan juga bisa memberikan manfaat bagi lingkungan
disekitar rumah kita.
Foto dibawah adalah foto dari rumah saya dan tetangga saya, yang menanam pohon pepaya di sekitar rumah.
![]() |
Pohon Pepaya di dalam Pekarangan Rumah Saya |
![]() |
Pohon pepaya di tetangga depan rumah saya |
![]() |
Pohon pepaya yang ada di rumah tetangga |
![]() |
Pohon Pepaya yang ada di Rumah Tetangga |
![]() |
Pohon Pepaya di rumah belum berpenghuni |
Sumber pustaka :
3 Comments
Mau juga nanam pepaya,,,itu jenis pepaya apa
ReplyDeletepepaya california pak, iya menanam sendiri lebih asik.. hehe
Deletepepaya di rumah malah mati, selamat teh ani berhasil membudidayakannya
ReplyDelete